A.
Pendahuluan
DNS adalah bentuk distribusi database yang digunakan untuk menerjemahkan
nama komputer ke IP address (mapping), dan dari IP address ke nama komputer
(reverse mapping). Dalam dunia internet,
komputer berkomunikasi satu dengan yang lain dengan mengenali IP address-nya.
B.
Tujuan
1.
Dapat memahami Domain Name System (DNS)
2.
Dapat mengkonfigurasi DNS Server (Type Master)
C.
Alat dan Bahan
1.
VirtualBox
2.
Virtual OS Debian (TUI)
3.
Virtual OS Windows XP
D.
Langkah Kerja
1.
Nyalakan Virtual OS Debian
2.
Pastikan aplikasi bind9 pada debian sudah
terinstall.
3.
Kemudian masuk ke folder bind
4.
Konfigurasikan IP Address sebelum melakukan
tahap selanjutnya.
5.
Restart konfigurasi IP
6.
Kemudian copy file named.conf.local dimaksudkan
jika ada kesalahan konfigurasi dapat menggunakan file yang sudah di copy
sebelumnya.
7.
Kemudian buka file named.conf.local
8.
Didalam file tambahkan konfigurasi seperti
berikut:
#....
zone "agung.mil" {
type master;
file
"/etc/bind/db.agung";
};
zone "2.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file
"/etc/bind/db.2";
};
9.
Kemudian copy file db.local dan db.127
10.
Buka file db.agung dan konfigurasi seperti
berikut
11.
Buka file db.2 dan konfigurasikan seperti
berikut.
12.
Kemudian buka file resolv.conf dan masukkan
nameserver.
13.
Setelah itu reload konfigurasi bond9.
14.
Kemudian lakukan pengujian.
15.
Pengujian pada virtual OS Windows XP.
E.
Kesimpulan
Dari praktek ini kita dapat mengetahui cara
konfigurasi dari DNS Server, dan lebih paham tentang Domain Name System.











Comments
Post a Comment